Header Ads

test

BDR Via Microsoft Teams

Peserta didik SMAN 7 Lhokseumawe belajar Fisika via Teams

Lhokseumawe - Pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia menambulkan kepanikan yang luar biasa. Covid-19 telah melumpuhkan hampir semua bidang kehidupan manusia. Mulai dari ekonomi, sosial, budaya, industri, dan bahkan pendidikan.

Pendidikan merasakan dampak yang sangat kentara akibat Covid-19. Jika biasanya peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran di sekolah secara tatap muka langsung, tidak demikian saat pandemi terjadi. Belajar dari Rumah (BDR) merupakan solusi yang ditawarkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

SMAN 7 Lhokseumawe tidak luput dari salah satu satuan pendidikan yang harus menjalankan BDR. Bagi sebagian guru dan peserta didik SMAN 7 Lhokseumawe, BDR bukan sesuatu yang aneh. Beberapa guru sering menerapkan BDR saat mengikuti Dinas Luar (DL). Salah satunya adalah mata pelajaran Fisika.

Guru Fisika SMAN 7 Lhokseumawe, Jon Darmawan SPd MPd menjelaskan bahwa dirinya sering menerapkan BDR ketika mendapat tugas DL. Beberapa platform Learning Management System (LSM), lanjut Darmawan, digunakan. Salah satunya adalah Microsoft Teams.

"Microsoft Teams merupakan salah satu platform yang lengkap untuk melaksanakan BDR. Teams memiliki video conference sendiri sehingga sangat memudahkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka dalam ruang virtual," ujar Darmawan.

Dikatakan Darmawan, Teams menyediakan menu upload file untuk berbagi materi dengan peserta didik. Selain itu Teams dilengkapai dengan menu buku catatan yang mungkin tidak dimiliki LMS lain. Teams juga memiliki menu tugas dan penilaian yang sangat mudah dan mampu dikolaborasikan dengan format nilai lain.

"Peserta didik sangat senang mengikuti BDR menggunakan Teams. Saat video conference, peserta didik tidak perlu harus masuk melalui link tertentu atau menggunakan nomor meeting dan password. Jika peserta didik sudah dalam satu Teams, maka saat meet now  diaktifkan maka semua peserta didik akan terhubung secara langsung," pungkas Darmawan.

Lebih lanjut Darmawan menerangkan bahwa dirinya dapat melakukan pembelajaran tatap muka saat video conference terjadi. Bahkan, tutup Darmawan, praktikum Fisika berbasis virtual dapat dilakukan saat BDR berlangsung. (*)

Tidak ada komentar