Header Ads

KECUKUPAN AIR DAN LISTRIK SARANA MUTLAK UNTUK MENUNJANG KEGIATAN SEKOLAH


SMAN7LSM.SCH.ID, LHOKSEUMAWE, 8 Oktober 2020, Air dan listrik merupakan kebutuhan dasar dalam hidup, Air adalah sumber kehidupan. Mengapa di planet lain yang ada dalam tata surya kita tidak ada kehidupan, karena tidak ada sumber air di sana.


Tubuh manusia 60%-70% mengandung air, Permukaan bumi Indonesia ⅔ terdiri atas lautan. Meskipun demikian, untuk mendapatkan sumber air yang yang layak masih kesulitan bagi beberapa lokasi. Air yang suci dan menyucikan harus tersedia dengan cukup untuk kebutuhan hajat hidup. Air untuk minum, bersuci, mandi, berwudhuk dan kebutuhan lainnya. 

SMA Negeri 7 Lhokseumawe yang memiliki warga sekolah sebanyak 300 orang membutuhkan air lebih kurang 1.500 liter per hari dengan asumsi 5  liter per jiwa. Untuk mengatasi kekurangan stok air maka perlu disediakan tower dan tangki dengan kapasitas 2000 liter. Sumber air dari PDAM yang hidupnya terbatas hanya 4 jam dalam 24 jam. Alhamdulillah sudah dapat terealisasi dan berfungsi dengan baik. Sehingga seluruh ruang sudah dilakukan pipanisasi. Wastafel berfungsi dengan baik dan memenuhi syarat cuci tangan air harus mengalir. 

Penggunaan sumber energi dari listrik hampir seluruh kebutuhan manusia digerakkan dengan listrik. Data yang cukup sesuai dengan kebutuhan alat perlu perhatian yang serius, jika tidak alat rusak dan listrik bisa boros, akhirnya tidak efisien. Untuk itu SMA N 7 Lhokseumawe menambah daya listrik dari 16 Ampere menjadi 3x25 Ampere. Penambahan daya ini sudah dianalisa kebutuhan  saat ini pada SMA Negeri 7 Lhokseumawe. 


Tidak daya saja yang ditambah termasuk instalasi juga diperbaharui dengan kabel yang sesuai. Untuk instalasi antar ruang menggunakan kabel SR 10. Kini SMA Negeri 7 Lhokseumawe memiliki 60 unit komputer, 3 unit AC dan perangkat elektronik lainnya, Alhamdulillah sudah teratasi. 

Peningkatan fasilitas Air dan tambah daya listrik, anggaran bersumber dari BOS.

Kepala SMA Negeri 7 Lhokseumawe Drs.Mukhtaruddin, M.Pd berharap agar fasilitas tersebut di atas agar dapat dijaga bersama dari gangguan dan pemborosan dari penggunaan. Jika tidak perlu matikan kran dan sakelar. 

"MARI KITA JAGA DAN RAWAT BERSAMA"

Demikian sebagai bahan laporan semoga bermanfaat.


PATUHI PROTOKOL KESEHATAN: PSKAI MASKER, CUCI TANGAN SESERING MUNGKIN, JAGA JARAK,  BERWUDHUK DAN BERDOA 




Tidak ada komentar